Pembangunan Pasar Rakyat Surantiah, Pessel Dihentikan di Tahun 2022

    Pembangunan Pasar Rakyat Surantiah, Pessel Dihentikan di Tahun 2022

    PESISIR SELATAN, - Masyarakat Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), kecewa dengan terhentinya kelanjutan pembangunan Pasar Rakyat Surantiah.

    Hal itu terjadi karena kebijakan recofusing anggaran dari pemerintah pusat untuk pembiayaan percepatan penanganan pandemi Covid-19 secara nasional.

    Kepala Dinas Perdagangan dan Transmigrasi (Disdagtrans) Pessel, Mimi Riarti Zainul, memastikan bahwa tidak ada kelanjutan pembangunan Pasar Rakyat Surantih sepanjang tahun anggaran 2022 nanti.

    “Ya, tahun depan kami pastikan tidak ada kelanjutan pembangunan Pasar Surantiah itu. Kemungkinan kelanjutan pembangunan pasar itu akan kembali dilakukan tahun 2023 nanti, ” ujarnya.

    Pada 2023 itu sumber anggarannya direncanakan melalui dana Tugas Pembantuan (TP) yang dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

    Sebelumnya Pemkab Pessel, secara bertahap menganggarkan dana Rp 18 miliar untuk kegiatan pembangunan Pasar Rakyat Surantih. Pasar dengan tiga lantai itu ditargetkan rampung pada 2022.

    Tahap awal pembangunan dimulai pada 2020, dengan alokasi dana Rp 2, 6 miliar. Kemudian pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021, pemerintah kabupaten kembali mengalokasikan sebesar Rp 7, 2 miliar.

    “Namun, kegiatan tersebut batal, sejalan dengan kebijakan reckfusing anggaran dari pemerintah pusat untuk pembiayaan percepatan penanganan pandemi Covid-19 secara nasional, ” ucapnya

    Sebagai antisipasi, Pemkab Pessel sekarang telah menyiapkan sebanyak 34 kios bagi para pedagang setempat. Namun disayangkan kios tersebut tidak ditempati oleh pedagang, karena dinilai tidak layak.

    Salah seorang pedagang di Pasar Surantiah, ketika ditanya sangat menyayangkan kebijakan tersebut karena saat ini dia bersama pedagang lainnya termasuk juga pengunjung pasar merasa tidak nyaman di pasar itu.

    “Sekarang kondisi pasar sangat kumuh dan becek, terutama sekali bila terjadi hujan. Genangan air terdapat di mana-mana. Begitu pula saat kemarau tiba. Dagangan penuh debu, sehingga membuat orang enggan untuk berbelanja di sini, ” tuturnya.

    Ia berharap agar Pemkab Pessel segera mencarikan solusi supaya suasana berdagang kembali normal.

    Sebagaimana diketahui bahwa Pessel saat ini telah memiliki 50 unit pasar tradisional yang terdiri dari 11 pasar kecamatan, 3 pasar perserikatan, dan 36 pasar nagari. Dari jumlah itu yang telah direvitalisasi sebanyak 26 unit sejak 2016.

    Besaran anggaran yang digunakan lebih dari Rp 50 miliar, baik melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), maupun APBD. Namun ditemui ada sejumlah pasar yang telah selesai dibangun, tapi belum dihuni oleh pedagang di beberapa kecamatan.(**) 

    Sukabumi Jabar
    Afrizal

    Afrizal

    Artikel Sebelumnya

    Bupati Rusma Yul Anwar SerahkanCSR BRI Peduli...

    Artikel Berikutnya

    Tim Opsnal Macan Kumbang Sat Reskrim Polres...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Syafruddin Adi

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 137

    Postingan Tahun ini: 1625

    Registered: Jul 17, 2020

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 122

    Postingan Tahun ini: 1030

    Registered: May 25, 2021

    Maskuri

    Maskuri

    Postingan Bulan ini: 81

    Postingan Tahun ini: 179

    Registered: Mar 10, 2022

    KOREM 082CPYJ KOTA MOJOKERTO

    KOREM 082CPYJ KOTA MOJOKERTO

    Postingan Bulan ini: 70

    Postingan Tahun ini: 456

    Registered: Oct 11, 2021

    Profle

    REPLIZAR

    Jaga Kondisi Badan Sehat, Pegawai Lapas Pasir Putih Olahraga Rutin
    Petugas Lapas Pasir Putih Selalu Sedia Pelampung Kala Menyebrang Dermaga Wijayapura
    Mitigasi Resiko, Siap Siaga kamtib Lapas Pasir Putih Lakukan Pengecekan APAR
    CPNS 2021 Lapas Pasir Putih NK Ikuti Pelatihan Dasar melalui Aplikasi Massive Open Online Course

    Follow Us

    Recommended Posts

    4 Pejabat Wakapolres Digeser
    Jaksa Agung RI Sampaikan Terima Kasih Atas Kepercayaan Masyarakat
    Meja Loket Petugas Dipindahkan, Salat ke Masjid Terapung Carocok Painan Tak Lagi Bayar
    Tony Rosyid: Anies Hanya Kalah Kalau Gak Nyapres?